Tampilkan postingan dengan label berpikir yuk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berpikir yuk. Tampilkan semua postingan

jangan saling menyalahkan

Diposting oleh InsViRatiON | 03.22 | | 1 komentar »


Ahmadiayah Yang Tersalahkan


Kita ramai-ramai mengatakan ahmadiyah adalah aliran sesat, alirang yang telah melenceng dari ajaran islam, bahkan kita berani mengintimidasi mereka, menghancurkan tempat ibadah yang seharusnya kita hargai sebagai sesuatu yang sakral, kita terlalu mudah terpropokasi orang-orang yang mereka tak sadari dirinya melebihi tuhan yang berani mengatakan jama’ah ahmadiyah sesat, toh kita tak tahu apa tuhan mengatakan jama’ah tersebut sesat, justru jama’ah itu kita bisa lihat dari keseharian mereka mereka lebih tekun beribadah, khusu, melebihi kita yang notabene islam keturunan, justru kita harus menyadari, menghargai mereka yang lebih mengakui adanya kekuasaan tuhan, tapi kita tak pernah mempedulikan sekeliling kita, seharusnya mereka yang telah jauh meninggalkan agama, yang diberikan pengarahan agar mereka bertaubat, lupa akan kewajiban mereka sebagai seorang muslim, memang aneh kehidupan ini.

Saya muak ketika mata ini melihat sebuah kehancuran, ketika telinga ini mendengar ketidak adilan bagi mereka yang seharusnya dibela, kadang saya bingung apa yang diinginkan para ulama, mereka terlalu klasik, prinitif bahkan eksekutif, surga seakan hanya diperuntukan bagi mereka, yang katanya memperjuangkan agama, bullshit semua itu, apakah yang mereka perjuangkan telah signifikan, bahkan kini yang terlihat adalah keretakan, perceraian dan rasa saling curiga terhadap agama sendiri.

Islam tak akan pernah maju, malah akan menambah keburukan kita dimata dunia, setelah film documenter “fitna“mungkin akan muncul kembali fitna-fitna yang lain yang tentunya tak kalah kontroversinya, mari kita mulai kehidupan yang damai dan saling toleransi bersing menuju kebaikan berlomba dalam beribadah,. Tak saling ejek bahkan menjastis sebuah kepercayaan.




apologiku

Diposting oleh InsViRatiON | 11.37 | | 0 komentar »

Satu tuhan beda jalan

Agama adalah sebuah jalan menuju kebenaran, dimana agama berperan penting menjaga kedamaian keharmonisan berkeluarga, bermasyarakat dan toleransi, agama yang menuntun kita menuju kebaikan mengenalkan kita kepada yang maha kuasa.

Tapi kini aku tidak paham dengan ideologi saat ini agama kini berbalik, agama adalah bumerang bagi kehidupan umat, kita sering kali menganggap agama kita yang paling benar, tidak ada rasa toleransi dan kebersamaan, seperti halnya yang telah diajarkan agama pada kita baik islam, kristen, hindu, budha dll. Ingat dengan kejadian poso, atau palestina dan israel yang tak pernah ada hentinya hingga saat ini, mana peran agama sebagai pemenyatu umat beragama, ini semua adalah ketololan kita, berjuang tapi tidak mempedulikan orang-orang yang tak bersalah yang lebih mengerti arti agama yang sebenarnya, atau orang-orang yang tak perduli dengan semua itu, seharusnya kita sadar islam boleh menganggap kristen, hindu, budha dll, adalah orang kafir kaum yang telah terjamin masuk neraka, tapi kita pun harus ingat islam seperti halnya sabda nabi, “islam akan terbagi menjadi 72 aliran dan hanya 1 yang akan termasuk kaumku orang-orang yang berpegangan pada Al-Qur’an dan hadist” lalu siapa yang akan mengakui salah satu yang disebutkan tadi, saya yakin kita semua menyakini apa yang kita pegang adalah yang benar merasa hanya dia yang berpegang kepada Al-qur’an dan Hadist.

Ternyata kita tidak bisa menyangkal semua itu, kita harus berperinsip 1 tuhan beda jalan, munkin ini yang akan menjadi sebuah tolak ukur bagi kita yang beragama kita tidak menyalahkan mereka bahkan menggangu biarkan mereka menemukan jalannya masiang-masing

imajinasi

Diposting oleh InsViRatiON | 11.32 | | 0 komentar »


Fitna dan Kaca Perbandingan

Orang boleh bilang pendapat saya benar dan mungkin paling benar tapi apa pernah kita sadari masih banyak pendapat dan pemikiran-pemikiran yang tentunya bisa kita ambil, dan setiap orang mempunyai pemahamannya masing-masing, contoh agama kita sendiri begitu banyak perbedaan baik dari mazhab yang empat (hanafi, syafi’I, ghozali dan hambali) terkadang kita egois apa yang kita pegang adalah yang paling mutlak kebenarannya dan menimbulkan sifat fanatis terhadap yang lain justru, inilah yang kemudian menjadi kelemahan islam, kita mudah sekali terpancing dengan doktrin-doktrin yang kita sendiri belum kita pahami sepenuhnya dan itu sering dijadikan dalil sebagai penguat, yang akhirnya malah menjadi kontradiksi bagi islam itu sendiri.

Mari kita renungkan kembali, Islam boleh dipandang sebagai agama garis keras seperti yang beberapa hari yang lalu menjadi perbincangan, dengan adanya film fitna, Isalm boleh marah tapi bukan dengan kekerasan, kita tunjukan pada dunia bahwa Islam tidak seperti itu, dan itu bisa menjadi politik orang-orang barat agar menjadi isalam sorotan dunia dan menunjukan bahwa islam seperti itu, kita sering terpancing dengan ego kita, mengadakan aksi dan membuat huru-hara, kita sebagai orang Islam sebaiknya harus mengerti mereka, pandangan orang-orang barat lebih kepada fungsi, mereka meyakini didunia ini tidak ada hal yang sakral (suci) mereka memandang kita adalah orang-orang yang prinitif dalam artian mempercayai hal-hal yang sakral yang tidak bisa kita buktikan secara nyata contoh secara logika sebuah kertas kosong kemudian kita injak mungkin orang lain tidak peduli lain halnya sebuah kertas yang kita tulis ayat Qur’an mungkin orang akan marah karna disitu ada hal yang kita anggap sakral/suci, ayat Qur’an tersebut dan lain halnya orang barat tidak peduli dengan hal tersebut karna mereka anggap hanya sebuah tulisan yang dibuat oleh kita, jadi ketika mereka membuat film fitna mereka tidak ada kesadaraan, atau yang mereka anggap suci, walaupun islam merasa tersinggung dan kita pun harus memahami itu.



pikranurang

Diposting oleh InsViRatiON | 11.31 | | 0 komentar »

Satu tuhan beda jalan

Agama adalah sebuah jalan menuju kebenaran, dimana agama berperan penting menjaga kedamaian keharmonisan berkeluarga, bermasyarakat dan toleransi, agama yang menuntun kita menuju kebaikan mengenalkan kita kepada yang maha kuasa.

Tapi kini aku tidak paham dengan ideologi saat ini agama kini berbalik, agama adalah bumerang bagi kehidupan umat, kita sering kali menganggap agama kita yang paling benar, tidak ada rasa toleransi dan kebersamaan, seperti halnya yang telah diajarkan agama pada kita baik islam, kristen, hindu, budha dll. Ingat dengan kejadian poso, atau palestina dan israel yang tak pernah ada hentinya hingga saat ini, mana peran agama sebagai pemenyatu umat beragama, ini semua adalah ketololan kita, berjuang tapi tidak mempedulikan orang-orang yang tak bersalah yang lebih mengerti arti agama yang sebenarnya, atau orang-orang yang tak perduli dengan semua itu, seharusnya kita sadar islam boleh menganggap kristen, hindu, budha dll, adalah orang kafir kaum yang telah terjamin masuk neraka, tapi kita pun harus ingat islam seperti halnya sabda nabi, “islam akan terbagi menjadi 72 aliran dan hanya 1 yang akan termasuk kaumku orang-orang yang berpegangan pada Al-Qur’an dan hadist” lalu siapa yang akan mengakui salah satu yang disebutkan tadi, saya yakin kita semua menyakini apa yang kita pegang adalah yang benar merasa hanya dia yang berpegang kepada Al-qur’an dan Hadist.

Ternyata kita tidak bisa menyangkal semua itu, kita harus berperinsip 1 tuhan beda jalan, munkin ini yang akan menjadi sebuah tolak ukur bagi kita yang beragama kita tidak menyalahkan mereka bahkan menggangu biarkan mereka menemukan jalannya masiang-masing

ulama gitu loch

Diposting oleh InsViRatiON | 09.54 | | 0 komentar »


Ulama Sok Tau atau Sok Bener???

"anas r.a. berkata bahwa nabi SAW. Bersabda, "tidaklah ternasuk beriman seseorang siantara diantara kamu sehingga mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri"

Bagi saya itu adalah satu buah hadist yang begitu indah untuk dibaca maupun diamalkan,saya jadi teringat akan lagu saint loco yang berjudul kedamaian”pernahkah kau merasa damai,pernahkah kau merasa bahagia begitu banyak kisah tentang indah diasana semua tentang cinta, lirik lagu tersebut bagi saya adalah mustahil bagi kita umat isalm tanpa kita sadari islam sendirilah musuh kita, kita terlalu banyak perbedaan entah itu dari mazhab (syafi’i,hanafi,ghozali dan hambali)atau organisasi islam (HTI,Muhammaddiah...etc) mereka menuhan kan pendapat atau dalil-dalil yang mereka pelajari tapi mereka tidak melihat banyak sekali dalil yang munugkin bisa kita jadikan sebuah kaca perbandingan, bila kita hayati apa kita bener benar telah mengikuti salah satu imam atau mazhab, saya yakin kita hanya mengaku saja. Bagi saya itu merupakan satu hal yang lucu mengaku tapi kita sendiri tidak tau apa yang diajarkan salah satu imam. karna pola pikir kita telah termakan doktrin dan ajaran yang bercampur terutama kita sebagai orang awam, kita terlalu mudah percaya pada ulama yang kita sendiri tidak tau kebenarannya, kadang kita terlalu mendewakan sebuah gelar, karna dia KIAI, USTAD atau DA’i. Saya berpikir hanncurnya islam adalah ulah mereka mengapa?,sebab mereka yang memulai,mereka dengan mudahnya mengeluarkan sebuah hadist atau dalil sehingga apabila kita melihat sebuah kerancuan dalam ibadah saudara kita yang bermazhab lain kita jadikan musuh (hati-hati jangan dekat-dekat sama orang itu dia beda islamnya) itu yang sering saya dengar dimasyarakat sebuah perbedaan yang menjadikan bumerang bagi umat muslim sungguh menggelikan

Contoh kecil sebagian umat islam melarang adanya bid’ah,oke kita berbicara bid’ah tapi apakah semua yang termasuk bid’ah itu haram,ingat tidak semua bid’ah itu mengandung mudarat,toh banyak yang bisa kita manfaatkan,mungkin itu adalah sikap fanatik akan dunia barat, kita sudah termakan siakp egois pemuka agama, mereka memangdang orang-orang barat adalah racun bagi islam dengan demikian banyak hal-hal yang justru bisa kita manfatkan menjadi hal yang tabu untuk islam.